Hubungi Kami

Customer care siap membantu Anda selama office hour 08:00-17:00. Senin sampai Jumat.

Telp: 021 2921 8911,
021 2921 8925

SALES

0
Rp 0
0 barang
Refresh browser (F5) jika list tidak terbaru
Masuk
Email
Kata Kunci

12.04.2018

Tips Menjaga Kebersihan di Rumah

Tips Menjaga Kebersihan di Rumah
              Ada pepatah yang mengatakan kalau rumah anda adalah cerminan kepribadian penghuninya. Oleh sebab itu, untuk memperlihatkan kepribadian yang baik dan menyenangkan, tidak ada salahnya anda merawat kebersihan setiap sisi rumah anda. Mulai dari halaman, ruang tamu, lantai dan dinding serta kamar mandi,

Selain menjadi cerminan sifat pemiliknya, rumah yang bersih dan rapi juga membuat anda sebagai penghuni menjadi nyaman dan betah menghabiskan waktu di dalam rumah. Oiya, yang dimaksud kebersihan di sini tidak hanya dari debu tetapi juga merawat keutuhan rumah misalnya cat yang menggelupas atau bocor di kamar mandi.

 

BACA JUGA :

 

Nah, untuk mengetahui cara-cara merawat keindahan dan kenyamanan rumah anda, berikut ini ada beberapa tips yang bisa anda praktekkan.

 

  • Membersihkan kerak yang menempel pada lantai kamar mandi

Masalah yang sering timbul di kamar mandi anda adalah kerak membandel yang menempel dan susah dihilangkan. Bila selama ini anda sudah mencoba membersihkan dengan banyak cara, baik digosok dengan sabun atau batu, ini dia cara ampuh yang bisa anda gunakan untuk membersihkan lantai kamar mandi. Gosok kerak yang membandel dengan batu apung dan air sabun kemudian bilas dengan air hingga bersih. Dan untuk membersihkan baknya, anda bisa menggunakan citoenzuur (asam sitrat) yang ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya. Setelah ditaburi, anda diamkan selama satu jam hingga asam sitratnya bereaksi. Kemudian, sikan dan siram dengan air bersih dan bilas. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Oiya, asam sitrat atau biasa disebut juga sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut bisa anda beli di toko perlengkapan kue.

 

  • Memperbaiki lantai keramik yang retak

Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan benda tajam. Setelah itu pasangan lantai dilepas atau dipecah sampai ke dasar, dibuat dasar lantai, kemudian keramik lantai pengganti dipasang.

 

Jika nat lantai keramik yang rusak, nat dibersihkan dahulu dengan cara dikorek.

Kemudian nat disiram dengan air bersih. Selanjutnya celah nat diisi dengan campuran yang agak cair dan biarkan meresap sampai ke dalam. Pada waktu isian tadi masih setengah kering, diikuti dengan campuran yang lebih kental dan ditekan agar padat. Sebelum isian tersebut mongering, sisa-sisa bahan pengisi yang tercecer di permukaan lantai dilap dengan lap kering.

 

  • Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas

Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding. Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar. Bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat sehingga kalau tetap digunakan dalam proses pengecatan, maka cat akan mudah mengelupas. Waktu pengecatan pada dinding harus dipilih dengan hati-hati.

 

Jika pengecatan dilakukan pada kondisi hujan, cat akan butuh waktu lama untuk mengering. Begitu pula jika pengecatan dilakukan pada kondisi matahari sangat terik, hasilnya juga kurang bagus. Hasil pengecatan di bagian luar (permukaan dinding) akan mongering lebih dahulu daripada bagian dalam. Hal ini berpotensi menyebabkan cat retak, menggelumbung atau mengelupas. Waktu ideal untuk melakukan pengecatan adalah pada kondisi kering dan tidak pada saat matahari bersinar sangat terik.

 

  • Memaku dinding tanpa retak

Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dinding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan Selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan Selotip tadi. Setelah selesai, Selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan. ( Belanja Online di www.klikmjm.com )

Jika bahan dinding kurang berkualitas, maka jika dipaku, dinding akan rontok. Cara untk mengatasinya adalah siramkan dua sampai tiga sendok makan cuka pada bagian dinding yang hendak dipaku. Tunggu sampai kering baru kemudian dinding dapat dipaku.

 

BACA JUGA :

 

  • Merawat kusen pintu dan jendela

Kusen dan jendela rumah anda, kadang menjadi sasaran empuk binatang rayap yang membuat kayu pada kusen dan jendela anda menjadi rapuh. Nah, untuk mengatasi hal ini, caranya adalah dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering. Setelah itu dilakukan pengecatan pada permukaan kayu. Dapat pula sebelum dicat, permukaan kayu dilapisi obat anti jamur untuk mencegah serangan dari rayap.

 

  • Membasmi jamur

Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.

Jika serangan jamur sudah lama dan cukup berat, misalnya pada plafon akibat bocor, segera diperbaiki kebocorannya dan diganti plafonnya atau dicat ulang. Instalasi sanitasi juga perlu dijaga dari kerusakan dan bocor agar tidak menjadi penyebab munculnya jamur.


Kami Menerima


Powered by Exdeca 4.0
Whatsapp
Title
Content
Title
Content