Hubungi Kami

Customer care siap membantu Anda selama office hour 08:00-17:00. Senin sampai Jumat.

Telp: 021 2921 8911,
021 2921 8925

SALES

0
Rp 0
0 barang
Refresh browser (F5) jika list tidak terbaru
Masuk
Email
Kata Kunci

18.12.2018

Tips Cara Mengecat Ulang Kabinet di Dapur Rumah Anda

Bosan melihat tampilan dapur yang monoton? Mungkin sudah saatnya Anda merencanakan perubahan di ruang yang identik dengan kondisi kotor dan kerap menimbulkan bau tak sedap.

Namun berbicara tentang perubahan, sebagian orang biasanya langsung mengambil kesimpulan dengan makna ‘renovasi’ yang umumnya memakan biaya besar. Padahal, perubahan bisa terwujud hanya dengan sedikit kreatifitas saja.
Sebagai panduan Anda dalam mengecat ulang kabinet dapur, berikut step by step yang tepat.

  • Pilih warna

Sebelum memutuskan untuk mengecat, tentu Anda bakal dihadapkan dengan pemilihan warna cat yang bisa membuat visualisasi dapur lebih atraktif.

Beberapa warna yang layak coba meliputi merah tomat, hijau pinus, dan hijau mint.

Merah mampu terlihat menawan bila disandingkan dengan dinding yang dipoles dengan warna abu-abu. Sementara hijau pinus merupakan warna serbaguna yang dapat dipadukan dengan warna-warna lainnya.

Untuk penyuka warna pastel, hijau mint paling pas untuk kabinet dapur Anda. Cirinya yang segar dan lembut, bisa berbaur dengan berbagai gaya dapur baik itu retro maupun modern.

Sebagai referensi, kombinasikan warna ini dengan ungu muda, dan voila! dapur Anda akan berubah ke gaya tahun 80an.

  • Lepaskan pintu kabinet

Jangan mengira pekerjaan mengecat ulang kabinet adalah hal yang mudah. Kesalahan terbesar yang dilakukan hampir setiap orang yakni mengecatnya tanpa melepaskan pintu dan bagian-bagian lain terlebih dahulu. Mereka mengira, mengecat sudut terkecil dengan kuas mini adalah cara yang simpel.

Coba pikirkan lagi, berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengecat seluruh sudut engsel dan bagian terkecil lainnya di kabinet. Jawabannya, sudah pasti cukup lama!

Agar lebih efektif, melepaskan seluruh pintu atau sekat di laci merupakan langkah tepat. Jadi, Anda bisa mengecat bagian-bagian sulit ini secara lebih leluasa di lantai, yang sudah dialasi dengan koran bekas.

Jangan lupa untuk memberi label pada setiap bagian pintu maupun laci, guna memudahkan Anda ketika hendak memasangnya kembali.

  • Bersihkan!

Setelah dilepaskan keseluruhan bagian kabinet, langkah selanjutnya adalah membersihkannya dari debu dan kotoran. Pakai cairan pembersih noda serta kain lap atau spons lembut untuk menghilangkan kotoran membandel.

  • Haluskan permukaan

Langkah berikut ini patut diterapkan apabila kondisi kabinet Anda sudah bermasalah, seperti terdapat lubang atau goresan cukup dalam. Gunakan dempul kayu untuk menghaluskan permukaan.

  • Diamplas

Jangan terburu-buru untuk segera memoles kabinet dapur dengan warna baru. Karena, pekerjaan yang satu ini tidak boleh terlupakan.

Supaya proses mengecat semakin mudah dan hasil akhirnya sempurna, Anda harus menghaluskan seluruh permukaan kabinet yang hendak dipoles dengan amplas.

Sedikit saran, gunakan kertas amplas yang dibekali lapisan 100 grit. Ini karena materialnya yang terbuat dari partikel abrasif, secara konstan mampu menghaluskan permukaan kayu dengan maksimal.

                 Kertas Amplas - RADIUM

  • Terakhir, mengecat

Sampailah Anda di proses akhir yakni mengecat kabinet. Perlu diperhatikan, apabila sebelumnya kabinet dapur Anda dicat dengan cat kayu, maka pengecatan ulang pun harus menggunakan jenis cat yang sama. Begitupun berlaku untuk kabinet yang dicat dengan politur.

Langkah pertama dalam mengecat adalah pilih kuas yang rekomendasinya bagus, dan oleskan ke semua permukaan kabinet mengikuti arah serat kayu. Jangan mengecat berlawanan arah karena akan menghasilkan efek kurang baik.

Setelah dicat, tunggu dan biarkan mengering hingga beberapa jam. Lalu cat ulang kembali untuk mendapatkan hasil yang rata dan sempurna.

Selamat mencoba!


Kami Menerima


Powered by Exdeca 4.0
Whatsapp
Title
Content
Title
Content